Setelah sukses menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat selama 3 seri melalui kegiatan seminar dan pelatihan daring, pada Selasa 26 Oktober 2020 Prodi PBI kembali menyelenggarakan kegiatan serupa dalam tajuk Seminar Daring Series: Guru the Learning Learners, Series 4: Engaging Speaking through Listening. Kegiatan yang dilaksanakan secara kolaboratif antara Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan serta unit Perpustakaan dan Pusat Studi Literasi ini dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Dalam sambutannya Prof. Dr. Ali Mas’ud, M. Ag., M. Pd. I. menyampaikan bahwa keterampilan menyimak dan berbicara menjadi sangat penting dan tidak terpisahkan karena tanpa kemampuan menyimak yang bagus dapat menyebabkan adanya kesalahpahaman dalam dialog.  Sehingga penting bagi guru untuk dapat meningkatkan kedua keterampilan bahasa tersebut secara terintegrasi.

                Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB melalui aplikasi Zoom ini diikuti oleh unsur dosen, guru dan juga mahasiswa. Dalam paparannya tentang Teaching apps to engage listening activities in English class, Millatul Islamiyah, M. Ed memaparkan tentang top down and bottom up listening activities.  Siswa dapat distimulasi untuk lebih aktif dan belajar secara mandiri dengan menggunakan beberapa aplikasi gratis yang tersedia. Diantaranya adalah Breakingnewsenglish, Youglish dan Peardeck. Fitur-fitur yang ada dalam aplikasi tersebut memungkinkan siswa belajar menyimak tidak hanya secara mandiri namun juga kolaboratif. Selain itu siswa juga dapat memiliki model dari pengucapan oleh penutur asli yang dapat menjadi bekal mereka untuk meningkatkan keterampilan berbicara.

                Menyambung materi dari Millatul Islamiyah, M. Ed; materi terkait Technology in teaching English speaking disampaikan oleh Hilda Izzati Madjid, MA. Selaras dengan aplikasi-aplikasi untuk kegiatan menyimak, narasumber kedua ini juga menyampaikan beberapa aplikasi yang dapat digunakan oleh guru untuk mengajar berbicara dalam Bahasa Inggris. Hilda Izzati Madjid, MA memaparkan bahwa penelitian menunjukkan bahwa kendala terbesar dari siswa ketika berlatih berbicara dalam bahasa asing terutama Bahasa Inggris adalah kurangnya kepercayaan diri. Melalui aplikasi-aplikasi berbasis teknologi informasi, diharapkan siswa dapat lebih percaya diri dalam berbicara. Hal ini karena aplikasi monolog semacam Active presenter dan Screencast misalnya, memungkinkan siswa untuk berlatih berbicara secara mandiri, merekam suara dan mengeditnya sehingga siswa dapat melakukan secara mandiri sesuai dengan kebutuhan, tempat dan waktu mereka tanpa khawatir dan malu dilihat orang. Selain itu, siswa juga dapat menggunakan Lingbe atau Hellotalk untuk berlatih berdialog. Karena aplikasi-aplikasi ini penggunaannya dapat dikendalikan secara mandiri oleh siswa maka diharapkan siswa dapat lebih memiliki otonomi dalam belajar dan dapat meningkatkan kepercayaan dirinya dalam berlatih English speaking.

                Peserta nampak antusias mengikuti kegiatan yang dipandu oleh sekretaris perpustakaan Umi Rodliyah, S. IP, M. Hum ini. Hal ini ditunjukkan dengan adanya beberapa pertanyaan disampaikan oleh peserta. Moch Chafidh Sabilur Rosyat misalnya menanyakan tentang cara untuk meningkatkan antusias siswa dalam listening. Demikian juga Munafiyah menanyakan tips agar lebih mudah memahami monolog. Sementara Karima Fajarwati menanyakan tentang cara meningkatkan kepercayaan diri siswa untuk berbicara. Seluruh pertanyaan ditanggapi dengan baik oleh narasumber hingga kegiatan selesai di sekitar pukul 11.45. Kesuksesan dan kelancaran kegiatan ini juga didukung oleh team taskforce dari unsur mahasiswa yang dikomando oleh Astondy Lahamazta.

By admin